Saturday, 25 February 2017

Bagaimana terjadinya Gerhana Bulan (Khusuf, Lunar Eclipse)

Sebelumnya Gerhana Dalam Ajaran Nabi Muhammad SAW

Penelitian pada masa modern initelah menjelaskan abhawa gerhana bulan adalah tersembunyinya bulan pada masa tertentu sebagai akibay terletaknya bumi di antara bulan dan matahari hingga menutupi cahaya pantulan dari bulan. Maka kita menyangka bahwa bulan tersembunyi, dan tidak terlihat kecuali sedikit. Gerhana bulan senantiasa terjadi saat bulan purnama.

Sesungguhnya gerhana bulan terjadi minimal sekali dalam setiap tahun. Saat terjadi gerhana bulan total dapat dimungkinkan melihatnya dengan mudah dari segenap penjuru bumi dengan syarat berada di arah berhadapan dengan bulan. Yang menakjubkan, bahwa seandainya adaorna yang duduk di atas bulan pada saat terjadinya gerhana bulan tersebut, dia akan melihat gerhana bumi. Yaitu dia tidak akan bisa melihat bumi, akan tetapi dia hanya melihat bayangannya saja karena matahari terletak di belakangnya. Bumi akan tampak bagi orang yang di bulan sebagai daerah yang dikelilingi warna merah yang indah.

Kecepatan bulan saat terjadi gerhana mencapai 1 km/detik atau sekitar 3.600 km/jam. Dan gerhana tersebut akan berlangsung biasanya 100 menit. Saat terjadi gerhana bulan sebagian, bulan akan tampak seperti potongan tembaga yang kuno. Dan tampak padanya seolah-olah ia membara, hal itu disebabkan oleh adanya awan dan debu di udara yang datang dari bulan dan menghamburkannya (mengaburkannya) hingga tampaklah seolah-olah ada bara. Namun terkadang pula saat gerhana, bulan tampak berwarna gelap lain yaitu coklat atau jingga.

Kita lihat bagaimana bulan yang sempurna berada di atas sesaat sebelum gerhana, kemudian cahaya dihalangi oleh bumi sedikit demi sedikit hingga kita melihat gerhana bulan total. Inilah orbit-orbit yang kita melihat pada hari ini dengan gambar yang sebenarnya, ternyata al-Qur'an telah menggambarkannya kepada kita dengan firman-Nya :
Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.” (QS Yasin: 39)

Gerhana Dalam Ajaran Nabi Muhammad SAW


Pada saat Nabi SAW diutus. Maka orang-orang kafir Mekkah bersegera menanamkan keragu-raguan terhadap risalah penutup para nabi ini.

Akan tetapi bagaimana Nabi SAW menyikapi fenomena ini ndan bagaimana berbicara tentangnya? Apakah beliau mencampur aduk ucapan beliau dengan dongeng-dongeng yang melekat tersebut? Ataukah beliau meletakkan ilmu astronomi modern? Kita akan melihat pada artikel ini bagaimana terjadinya gerhana bulan. Kita akan berbicara tentang rahasia fenomena yang indah ini. Apa yang telah disingkap oleh para peneliti abad 21. Di samping itu kita akan merenungkan apa yang telah disabdakan oleh Nabi kita yang mulia tentang fenomena ini pada 14 abad yang lalu.


Apakah Gerhana Bulan Itu?

Denag sederhana kita akan katakan bahwa fenomena gerhana bulan berkaitan dengan tiga benda langit, yakni matahari, bulan, dan bumi. Bulan berputar mengelilingi bumi pada garis edar yang telah ditentukan. Bumi bersama bulan berputar di garis edarnya mengelilingi matahari. Inilah yang diisyaratkan oleh al-Qur'an yang artinya:
Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (QS Yasin: 40)

Garis-garis peredaran ini saling bertemu dan bersinggungan. Sekalipun demikian, masing-masing benda langit angasa tersebut tetap terjaga pada garis edarnya masing-masing, tidak pernah terjadi tabrakan sedikitpun dalam sistem alam raya yang menakjubkan ini. Oleh karena itulah Allah SWT menerangkan pemandangan ini kepada kita dengan firman-Nya yang artinya:
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak bisa mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (QS Yasin:40)

Akan tetapi kadang-kadang bulan lewat di hadapan matahari hingga menutupi cahayanya, maka inilah yang disebut dengan gerhana matahari (Kusuf, Solar Eclipse). Jika bulan lewat di depan matahari dalam bentuk yang utuh , maka cahaya matahari pun tertutup secara total (mengahalangi sinar matahar dari bumi). Maka terjadilah gerhana matahari total. Adapun jika bulan lewat di depan matahari dan menutup sebagian cahaya matahari, maka ini yang disebut gerhana matahari parsial (sebagian).

Selama gerhana matahari, sebenarnya bulan membuat dua bayangan terhadap bumi. Bayangan pertama disebut dengan “Umbra” yang hanya mencapai sebagian kecil permukaan bumi. Bayangan lainnya disebut “Penumbra”, dimana bayangannya mencapai bumi lebih besar dari “umbra”. Hal ini menyebabkan secara perlahan langit menjadi gelap. Jika bulan dan matahari berada pada satu garis yang sempurna, maka disebut Gerhana Total. Gerhana matahari total hanya dapat dilihat dari daerah permukaan bumi yang terkena bayangan “umbra” Gerhana total sangat jarang terjadi. Mungkin seseorang hanya dapat menyaksikannya sekali dalam seumur hidup. Bulan adalah daratan dingin yang luasnya kurang lebih 3.500 km. Bulan mengitari bumi selama 29,5 hari, maka di tengah-tengah perputaran tersebut bulan melewati beberapa orbit hingga dia menjadi hilal (bulan sabit) kemudia menjadi purnama dan kemudian mengecil dan menjadi hilal kembali. Begitulah seterusnya.

Gerhana Dalam Mitos, Sains, dan Agama

Fenomena Gerhana Dalam Mitos Jahili

Rinuan tahun silam, sebagian manusia berkeyakinan bahwa gerhana adalah buah pertarungan antara para dewa. Sebagian suku di Cina melambangkan bahwa Matahari adalah burung emas, sementara bulan dilambangkan sebagai kodok. Ppada saat terjadi gerhana, sebiah pertempuran tengah terjadi antara dua simbol tersebut.

Lain pula di Tahiti, mereka meyakini bahwa matahari dan bulan adalah sepasang kekasih. Jika mereka berdekatan amaka terjadilah apa yang disebut gerhana.

Adapun suku di Amazon, mereka berkeyakinan bahwa saat terjadi gerhana, ada seorang anak yang telah melemparnya dengan dengan panah tepat di matanya sehingga banyak darah mengalir di bulan tersebut. Setelah itu bulan sembuh, dan kebali seperti semula,

Di Jawa, tersebar mitos bahwa terjadinya gerhana karena bulan mau ditelan oleh dewa jahat atau raksasa yang disebut Betthotokolo. Orang yang hamil agar janinnya tidak dimakan Bethotokolo maka ia harus menggigit potongan genting (kreweng, bahasa jawa) sambil bersembunyi di kolong amben (tempat tidur) selama terjadi gerhana. Selain itu ada pula tindakan “membangunkan” pepohonan dengan cara menggoyangkan atau memukulinya agar pohon cepat berbuah atau semacamnya, dan masih banyak lagi mitos-mitos yang lain. (Demikian pula ada mitos serupa yang berkembang di sebagian masyarakat di Makassar, Sulsel tentang gerhana bulan ini). Kemudian agar gerhana segera pulih maka merek harus melakukan sesuatu untuk mengusir raksasa tersebut, yaitu dengan suara tabuhan alu dan lesung.

Di negara Cina sekitar 20 abad yang lalu masyarakat mempunyai keyakinan bahwa gerhana terjadi karena adanya seekor naga raksasa -yang tidak terlihat oleh mata- memkan matahari. Kemudian mereka membuat suatu keributan yang sangat besar dengan drum dan mengarahkan serta menembakkan panah-panah ke langit. Belum bisa bayangin gaes, panah yang turun akan mengenai siapa.. wkwkwkwk.. Dengan itu naga akan ketakutan dan sinar matahari akan terlihat kembali. Pada suatu saat ada dua orang ahli perbintangan Cina yang bernama His dan Ho. Mereka tidak dapat memperkirakan datangnya gerhana. Kaisar yang berkuasa saat itu sangat marah karena ia tidak mempersiapkan apa-apa untuk mengusir sang naga. Meskipun akhirnya hari kembali terang, Kaisar tetap memerintahkan agar kedua astronom itu dibunuh karena dianggap telah gagal. Mitos Cina inipun mirip dengan mitos Jawa, bahkan sepertinya mitos Jawa yang dipengaruhi oleh Cina. Wahaha.. ternyata mitos pun ada yang KW dari Cina..

Konon, di Asia Tengah, gerhana yang terjadi tanggal 28 Mei 585 M mengakhiri perang dua negara Timur Tengah. Selama pertempuran, hari-hari menjadi ngelap seperti malam. Gerhana menyebabkan kedua negara tersebut menyatakan perdamaian serta menghentikan pertempuran. Aseeekk.. damai gara-gara gerhana ni.. Eciee... Di Jepang, masyarakat mempercayai bahwa racun telah jatuh dari langit selama terjadi gerhana. Ini juga terjadi di sebagian masyarakat Jawa. Di India, masyarakat mempercayai bahwa naga bertanggung jawab atas terjadinya gerhana. Selama gerhana, masyarakat di sana membenamkan diri mereka ke dalam air sampai leher mereka. Dengan cara ibadah tersebut, mereka mengharapkan matahari dan bulan dapat mempertahankan dirinya dari naga. Dalam suasana mitos (dongeng) ini, bangsa Arab berpandangan bahwa terjadinya gerhana matahari adalah karena kematian seorang manusia yang agung, atau kerugian dalam peperangan yang besar.

Mengapa mitos-mitos itu beragam dn berbeda-beda? Itu semua terjadi karena mereka menafsiri peristiwa alam (sunnah kauniyah) tanpa ada petunjuk dari ilmu pengetahuan. Hingga tidak heran jika disimpulkan “setiap peristiwa alam atau keanehan di alam memunculkan mitos bagi manusia jahili.”

Rossi : “800 cc Takkan Lebih Pelan”

Sengaja akan saya bahas atikel lawas tentang perpindahan regulasi motogp dari musim 2006 ke 2007, yakni mesin yang semula berotot 990cc akan disunat menjadi 800cc, atau berkurang 1/5 isi silinder. Itung-itung flashback sejenak menunggu gelaran motogp musim 2017 berlangsung.

Peralihan ke mesin 800 cc dimaksudkan untuk meredam lagu motor motogp. Pasalnya, mesin 990 cc dinilai sudah mengancam keselamatan rider. Yang paling mendorong perubahan ini kematian Daijiro Kato pada 2003 di sirkuit Suzuka.

Namun Valentino Rossi menganggap aturan itu akan sia-sia. Menurutnya mesin baru tidak otomatis mengebiri putaran roda. Mesin 800 cc tetap tumbuh menjadi monster. “Di akhir musim 2007, waktunya akan sama dengan sekarang”, ujar Rossi.

Alasan Rossi simple. Ia mengacu pada kelahiran mesin 990 cc, power tertiggi diraih 220 dk. Dua tahn berikutnya, tenaga motor (motogp) sudah 250 dk. Terakhir Yamaha, Honda, dan Ducati mengaku YZR-M1, RC211V, dan GP6 sudah mengatrol 260 dk. Jadi tiap tahun aa tambahan 10 dk.

Nah, para ahli memprediksi mesin 800 cc aka mengumbar power sekitar 225 dk. Itu artinya sudah lebih besar ketimbang gnerasi awal msin 990 cc. Mereka pun meramal top speed mesin 800 cc kalah hanya 305 km/jam. Hampir tak berarti!

Rossi merasa regulasi tak bisa cuma hanua kapasitas mesin. Menurutnya, ban pun musti diatur. Misal, mengurangi jatah pemakaian ban untuk ltuuhan dan balap. Sebab, kian maju teknologi ban, laju motor otomatis terdongkrak. Terutama di tikungan. “Jika ini tidak diseesaikan, kita akan perlu run-off area 20-3- meter lebih jauh. Iyu artinya kita balap sementara penontonnya di kota lain.” ucap Rossi.

Satu lagi, mesin 800 cc jelas lebih ringan. Tapi dengan tenaga setara dengan 990 cc, ini bahaya. Sebab, motor jadi lebih rentan dan sulit ditunggangi.

Nah, lho?

Wednesday, 22 February 2017

Perang Yarmuk

Peperangan Yarmuk terjadi pada 5 rajab tahun 15 H. Peperangan ini dinamakan demikian karena terjadi di atas Sungai Yarmurk.

Detail peperangan :
Keempat panglima perang, yaitu : Abu Ubaidah bin al-Jarrah, Yazid bin Abi Sufyan, Syurabil bin Hasanah dan Amru bin al-Ash. Mereka bergerak dengan bala tentaranya untuk membebaskan Syam. Ketika mereka memasuki arah selatan Syam, mereka mendapati pasukan Romawi yang berjumlah sekitar 250.000 tentara yang dipimpin oleh Tidzraq saudara Heraklius, dan dibantu oleh sekitar 60.000 orang arab yang dipimpin oleh Jibillah bin al-Aiham al-Ghasaani. Kaum myslimin tidak dapat menghadapi merek yang berjumlah sangat banyak ini. Maka terjadilah surat menyurat di antara mereka yang berakhir dengan kesepakatan untuk berkumpul di lembah Yanmuk di bawah pimpinan Abu Ubaidah bin al-Jarrah. Namun demikian mereka belum berani bergerak menghadapai tentara Romawi, amak ia meminta kepada Khalifah Abu Bakar RA untuk memberikan tambahan pasukan.

Maka beliau memandang abhwa tidak ada yang sanggup menyelamatkan situasi di Syam kecuali Khalid bin Walid RA. Beliau berkata dengan perkataannya yang terkenal : “Demi Allah aku akan melupakan bangsa Romawi; was-was setan dengan Khalid bin Walid”. Kemudian ia menulis surat kepadanya: “Amma ba'du! Jika sampai suratku ini, maka tinggalakan Iraq, dan angkatlah seorang pengganti di negeri itu seperti saat kamu datang pada mereka. Pergilah dengan cepat dengan orang-orang yang kuat dari bala tentaramu yang datang bersamamu dari Yamamah dan yang menemanimu dalam perjalanan serta yang menemimu dari Hijaz hingga tiba di Syam, dan engkau bertemu dengan Abu Ubaidah bin al-Jarrah serta kaum muslimim yang bersamanya. Jiak kalian semua telah bertemu, maka engakulah pemimpin mereka. Dan semoga keselamatan selalu menyertaimu!”

Begitu pesan Khalifah Abu Bakar RA sampai kepada Khalid ia segera melaksanakan pesan khalifah tersebut. Kemudian ia berjalan menuju Syam bersama dengan 7.000 bala tentara dalam perjalanan yang paling berbahaya dalam sejarah perjalanan pasukan perang. Meraka menaklukan jarak lebih dari seribu kilometer hanya dalam 18 hari, menaklukkan gurun yang kering dan gersang, hingga sampailah mereka di lembah Yanmuk. Akhirnya Khalid bin Walid menerima penyerahan komando perang dari Abu Ubaidah bin al-Jarrah dan terjun dalam peperangan melawan kaum salib Romawi, sebuah peperangan terbesar dalam sejarah yang banyak memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap peperangan-peperangan kaum muslimin selanjutnya. Akhirnya hancurlah bala tentara Romawi, yang pada saat itu merupakan angkatan perang terkuat du dunia, karena banyak di antara mereka yang terbunuh hingga mencapai 120.000 tentara. Heraklius, Imperium Romawi itu betul-betul merasakan kehancuran Romawi dengan apa yang telah menimpa bala tentaranya. Segera ia hengkang meninggalkan Syam untuk selama-lamanya. Hatinya tersayat-sayat dipenuhi dengan tetesan darah. Ia menyesal dan pedih karena telah mengeluarkan seluruh daya dan upaya untuk mendapatkan kembali Syam dari Persia. Kemudian dibebaskan oleh umat Islam dengan begitu saja.

Banyak dari kaum muslimim yang syahid dalam peperangan ini ndan mencapai 3.000 syuhada. Ini merupakan langkah awal dalam membebaskan daerah-daerah Syam yang lain. Dan telah sempurna pembebasannya pada masa Amirul Mikminin Umar bin Al-Khattab RA. Alhamdulillahi Rabbil'Alamin.

Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemmenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Laah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS al-Anfal: 10)

Meminta Fatwa Hakim Tentang Mimpi


Telah diceritakan bahwa ada seorang laki-laki yang pergi kepada seorang hakim untuk meminta fatwa tentang mimpi yang dilihatnya, yang membuat penasaran. Maka begitu ia bertemu dengan sang hakim segera saja ia berkata :

“Saya akan menyampaikan kepada anda sebuah perkara penting yang belum pernah saya sampaikan kepada orang yang paling dekat sekalipun. Saya telah bermimpi bhwa saya memiliki 4 orang istri, diaman mereka memiliki keistimewaan dan perbedaan.

Istri yang ke empat adalah istri yang paling mahal dan paling manis di antara mereka. Dialah yang dimanjakan. Dia telah mendapatkan segenap perhatian dan kedudukan dariku karena kecantikan dan keelokannya. Saya mendahulukannya pada setiap perhatian dan perlindungan.

Dibawahnya adalah istri yang ketiga. Sunnguh saya sangat mencintainya dengan kecintaan yang besar. Saya banggakan dia dihadapan para kenalan dan kawan-kawan, akan tetapi - dengan suara lantang – keraguan telah merasukiku tentangnya. Saya khawatir suatu hari nanti dia akan pergi bersama orang lain.

Adapun istri yang kedua, maka saya juga mencintainya. Di antara para istri tersebut dia istimewa dengan pemahaman dan kesabarannya. Sekalipun cinta saya kepadanya tidak seperti pada istri ketiga dan keempat. Akan tetapi dia telah mendapat kepercayaanku. Benar jika dikatakan setiap kali saya dihadapkan pada sebuah permasalahan, saya bersandar kepadanya. Dia adalah sebaik-baik penolong saat kesempitan.

Adapun istriku yang pertama, maka dia adalah sekutu yang sempurna dalam kehidupanku. Bahkan dialah yang memiliki saham besar dalam perhatiannya terhadap berbagai urusanku, dalam mengatur berbagai keperluanku, di samping perhatian terhadapku dan terhadap rumahku. Sayang sekali terpaksa saya katakan kepada anda bahwa saya tidak mencintainya sekalipun dia sangat mencintaiku dari lubuk hati yang paling dalam. Dan sungguh sebuah kehidupan yang buruk jika dibangun di atas kecinttan salah satu pihak.

Saya bermimpi seakan-akan saat kematianku sudah datang. Kematian tengah mencariku. Maka pada saat itulah istri-istriku secara bergantian. Saya berkata kepada istriku yang keempat:
“Engkau adalah orang yang paling aku cintai, aku kenakan padamu pakaian yang paling indah, perhiasan yang paling mahal, dan aku limpahkan kepadamu segenap perhatianku, sekarang aku akan mati, maka maukah engkau menyertaiku?”
Maka diapun menjawab dengan cepat:
“Tidak mungkin.”
Kemudian dia pergi membelakangiku. Saya merasa seakan-akan jawabannya adalah sebuah pisau yang dihujamkan ke lubuk hatiku.

Hadirlah istri yang ketiga, saya katakan kepadanya :
“Aku mencintaimu sepanjang hidupku, sekarang aku akan meninggalkan kehidupanku ini, maka maukah kamu menemaniku?”
Dia menjawab :
“Kehidupan ini manis, sayang sekali engkau harus tahu bahwa aku akan menikah lagi sepeninggalmu.”
Sungguh perkataannya sangat menyakitkanku.

Saya lihat pada istriku yang kedua, saya mengingatnya dan apa-apa yang telah kukerjakan untuknya, maka saya katakan kepadanya L
“Ini adalah saat aku memerlukan pertolonganmu, maka maukah kamu menemaniku dalam kesendirianku?”
Dia menjawab:
“Sayang sekali, aku tidak bisa membantumu saat ini, akan tetapi aku akan menemanimu sampai pemakaman saja.”

Disaat saya mengingat jawabannya, dan saya merasakan kesedihan akan susahnya keadaanku dan penolakan mereka, tiba-tiba saya mendengar suara lantang :
“Saya, saya, saya akan menemanimu, dan saya akan mengikutimu kemana saja engkau pergi.”
Saya pun melihat ke arah sumber suara itu, ternyata ia adalah istri pertama saya, dia tampak kurus kering seperti dia hidup tanpa makanan untuk masa yang panjang. Tampak padanya guratan kesedihan akan apa yang kuperbuat terhadapnya, sedikitnya perhatian, dan pengertian hingga dia menjadi seperti itu keadaannya.

Mohon pak hakim menjelaskan kepada saya -mudah-mudahan Allah SWT menjagamu- rahasia mimpi ini yang sangat menggelisahkan saya.

Saat itulah sang sakim tersebut tersenyum, mengangguk-anggukkan kepalanya. Sebelum menjawab dia menarik nafas dalam-alam dan berkata:
“Setiap kita memiliki empat orang istri. Istri yang keempat adalah jasad-jasad kita. Betapapun kita merawat dan menjaganya, maka dia tidak akan meninggalakan dunia pergi bersama kita.

Istri yang ketiga adalah harta-harta kita, dan barang-barang milik kita. Kita mencintainya, berbangga dengannya. Tapi saat kita mati, dia berpindah kepada selain kita dari para ahli waris.

Istri yang kedua adalah kerabat dan kawan-kawan kita, betapapun kuat ikatan kita bersama mereka, betapapun dalamnya hubungan yang kita capai dengan mereka, mereka hanya akan menemani kita sampai di batas pemakaman.

Adapun istri yang pertama, yang tidak mungkin seorang pun melihatnya adalah roh yang paling banyak mendapatkan bagian kelalaian, dan kelupaan kita karena kita mabuk dengan kenikmatan kehidupan dunia.

Jika demikian, bukankah masuk akal memberikan perhatian dan penjagaan kepadanya dengan kebaikan, amal shalih, terlebih-lebih dia adalah satu-satunya orang yang akan menyertai kita pada hari perhitungan?!!

Tuesday, 21 February 2017

Mengobati Sakit Paru-Paru

Penyalit paru-paru belum tentu ada keluhan batuk-batuk sebaliknya batuk pun belum tentu penyakit paru-paru. Sebab sebenarnya batuk itu bukan penyakit. Batuk merupakan gerak refleksi untuk melepas dan membuka pipa-pipa pernafasan atau disebut “Bronchia” yang disebabkan oleh sumbatan-smbatan atau kram.
Banyak sekali penyalit paru-paru yang baik diderita oleh anak-anak kecil, orang dewasa maupun orang yang lanjut usia. Bakan sering terlihat bayi yang baru lahir sudah menderita batuk-batuk atau penyalit paru-paru.

A. King Huse (batuk 100 hari)
Penyait ini diderita oleh bayi umur 3 atau 4 bulan. Dengan batuk berkepanjangan siang dan malam.

- Prima Causa (Sebab Utama)
Terjadinya gumpalan lendir pda bronchia (pipa pernafasan) pada saat terjadinya kelahiran, yaitu dengan mengisap kawah atau juga disebut ngokop kawah (bahasa jawa). Pipa pernafasan tersumbat lendir sehingga ada suatu gerak refleksi, dan inilah yang menimbulkan batuk.

- Simptom (Gejala Keluhan)
Batuk terus menerus siang dan malam, kadang-kadang disertai sesak nafas, nafsu makan menurun, susah sekali menyusu ibunya. Kalau akan tidur selalu menangis.

- Herbalisme (Ramuan secara tradisional)
Untuk jenis penyakit ini, karena bayi susah makan dan minum, maka belum ditemukan ramuan tradisional. Hanya pengobatan secara tradisional dapat dilakukan dengan membawa anak tersebut setiap jam 5 sampai jam 6 pagi ke pantai untuk menghirup udara pantai selama satu jam. Cara ini dilakukan berulang-ulang ampai anak bayi tersebut sembuh.
Sebenrnya tanpa diobati kalau sudah 100 hari dengan sendirinya aan sembuh, selama tidak ada komplikasi. Tetapi nsebagain orang tua tidak sampai hati melihat anaknya sakit siang malam menangis sampai 100 hari. Dengan cara inilah insya Allah banyal menolong.

B. Pnemonia (Paru-paru berkabut)
Penyakit ini juga penyakit khusu paru-paru untuk anak-anak.

- Prima Causa (Sebab utama)
  1. Anak menghirup udara/angin berkecepatan tinggi, semisal dibonceng sepeda motor di depan.
  2. Hujan-hujan/lari-lari sepak bola.
  3. Main hujan-hujanan
  4. Tidur di atas lantai dengan menggunakan kipas angin dengan kencang.
-Simptom (Gejala keluhan)
Panas badan selalu tinggi, sesak nafas, kalau batuk langsung muntah, tidak mau makan, rasanya pusing sekali.

-Herbalisme (Ramuan secara tradisional)
  1. 3 buah bunga tempayan (dapat dibeli di tempat penjual jamu ramuan tradisional).
  2. 1/4 ons gula batu.
  3. 1 sendok teh buah telasih

Caranya :
3 bahan tersebut diseduh dengan air mendidih satu gelas, kemudian ditutup rapat sampai satu jam.
Apabila bunga tempayannya sudah mekar, dan air dalam gelas sudah berwarna kuning teh dan sudah bhangat suam-suam kuku, ramuan tersebut diminum sampai habis. Minumlah ramuan tersebut pagi dan malam menjelang tidur, dan dilakukan selama 20 hari.